Problem solving listrik

Masalah I dan solusinya

Dari 5 rangkaian listrik berikut ini yang paling tepat untuk mengukur arus dan tegangan pada hambatan R adalah….

Gambar yang mengilustrasikan pengukuran kuat arus dan tegangan pada hambatan R adalah gambar c. Seperti yang sudah dipelajari pada sub pokok bahasan alat ukur listrik, di mana untuk mengukur kuat arus maupun tegangan pada suatu hambatan dalam rangkaian maka digunakan ampermeter dan voltmeter. Ampermeter dipasang seri dengan hambatan, sedangkan voltmeter dipasang paralel dengan hambatan.
Masalah II dan solusinya

Hasil pengukuran kuat arus dengan ampere analog dinyatakan seperti gambar berikut. Tentukanlah besar kuat arus tersebut.

Dari ilustrasi pengukuran kuat arus listrik tersebut, dapat kita ketahui bahwa ampermeter tersebut dapat mengukur kuat arus maksimal 1 amper (batas ukur ampermeter adalah 1A). Pada gambar tersebut jarum penunjuk menunjukkan angka 4, hal ini berarti kuat arus yang terukur oleh ampermeter tersebut adalah 0,8 ampre. Hasil ini dapat diperoleh dari suatu persamaan matematis sederhana seperti berikut

I = (angka yang ditunjuk jarum/skala maksimum) x batas ukur ampermeter

Masalah III dan solusinya

Untuk memperbesar batas ukur maksimum sebuah Voltmeter ataupun ampermeter, maka dapat digunakan…….
Seperti yang sudah dibhas sebelumnya bahwa untuk meningkatkan batas ukur alat, baik itu voltmeter maupun ampermeter, maka haruslah dipasang hambatan eksternal pada kedua alat ukur tersebut. Untuk meningkatkan batas ukur voltmeter, maka pada alat tersebut harus dipasang hambatan depan Rx secara seri, sedangkan untuk meningkatkan batas ukur ampermeter, maka pada alat tersebut harus dipasang hambatan shunt Rsh secara paralel. Voltmeter ideal memiliki hambatan depan Rx dengan nilai tak berhingga, sedangkan ampermeter ideal memiliki hambatan shunt Rsh dengan nilai nol.

Grafik di berikut menunjukkan kuat arus yang mengalir dalam hambatan R sebagai fungsi waktu. Hitung banyaknya muatan listrik yang mengalir dalam hambatan tersebut selama 7 sekon pertama…

Seperti yang sudah dipelajari sebelumnya bahwa kuat arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir tiap satu satuan waktu, sehingga untuk jumlah muatan listrik yang mengalir selama selang waktu tertentu secara matematis merupakan perkalian antara kuat arus (I) dengan selang waktu (t) tersebut. Jika dikaitkan dengan grafik tersebut, maka banyaknya muatan listrik yang mengalir dapat dihitung dengan mencari luas daerah total di bawah kurva. Pada grafik tersebut, luas daerah di bawah kurva berbentuk persegipanjang dan trapesium. Oleh karena itu, carilah luas masing masing bangun tersebut lalu jumlahkan. Secara matematis akan didapat hasil seperti berikut

iDevice icon Masalah VI dan Solusinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s